Menulis. Menyebarkan. Saling menginspirasi.

Jalan-jalan malam di Jalan Malioboro dan sekitarnya II


Tadi malam, tepatnya tanggal 30 Desember 2012. Saya dan Bram (teman kos), iseng-iseng keluar kos untuk hunting foto. Namun, karena kebingungan mau hunting apa, kami putuskan untuk pergi ke Km 0 Jogja untuk sekian kalinya. Kali ini motor diparkirkan di halaman parkir benteng vredeburg, setelah biasanya diparkirkan di utara kantor pos.

Lokasi pertama adalah kawasan benteng vredeburg ( Ternyata saat itu benteng sudah tutup, karena kami datang >22.00). Karena motor sudah terlanjur diparkirkan, kami lanjutkan berjalan-jalan di sekitar kawasan benteng.Eeeee ternyata, ada pemandangan yang bagus di depan benteng (baca: depan pintu masuk benteng).

Jujur, selama 4 tahun lebih saya kuliah di Jogja, saya baru mengerti ini kalau ternyata di depan pintu masuk benteng vredeburg ada air mancurnya.
Langsung saja saya dan bram mengambil foto air mancur tersebut, berikut adalah fotonya
Share:

Jalan-jalan malam di Jalan Malioboro dan sekitarnya

Siapa yang ngga tau Jogjakarta?


Kota yang dikenal sebagai kota pendidikan, kota seni dan budaya, serta kota kuliner dengan makanan khasnya yaitu gudeg ini sudah dikenal oleh berbagai kalangan di Indonesia dan bahkan Luar negeri.

Mau pergi ke Jogjakarta atau sedang berlibur ke Jogjakarta? Tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke Jalan Malioboro, pusat perbelanjaan di Jogjakarta, yang menyediakan berbagai kebutuhan pelancong, seperti kaos khas Jogja, batik baik itu tas, baju, celana, bantal, dan lain lain, sudah pasti dengan harga nego.

Namun, apakah suasana Jalan Malioboro di jam-jam sibuknya sama dengan ketika  toko-tokonya sudah tutup ataupun pedagang kaki limanya sudah pulang? Jawabannya dapat dilihat dari beberapa foto dibawah ini, yang saya ambil pada malam hari (>22.00) tanggal 25 dan 27 Desember 2012.
Share:

Dieng, antara rasa takut dan bahagia

Selain suka bermimpi, hobi Rendra yang lain adalah jalan-jalan. Rendra berharap bisa keliling Indonesia sebelum ia masuk di dunia kerja. Oleh karena itu, setiap kali ada libur panjang ia sempatkan untuk berjalan-jalan, baik dalam kota ataupun ke luar kota. 


Dalam perjalanannya, Rendra ditemani oleh ‘dudung’, yaitu sepeda motor automaticnya yang dibeli tahun 2008.

Gambar 1. Dudung sedang berganti 'kaki'
Share:

Juragan

Popular Posts