Menulis. Menyebarkan. Saling menginspirasi.

Unnamed

Karena kebanyakan nonton film action, dan terutama film perang (akhir-akhir ini), saya sempat berpikir ''jadi sebenarnya  Amerika Serikat itu suatu negara yang 'jahat' atau negara yang 'baik' ''. Seperti pada film Argo,  Zero Dark Thirty, dan lain-lain yang menghubungkan antara AS dengan negara timur (Iran, Iraq, Afganistan, dll), bisa dipastikan bahwa di film itu menceritakan keberhasilan pemerintah AS melalui pasukan militernya/hubungan diplomasinya.

Saya berpikir begini . . . 

1. Mungkinkah seluruh teroris yang diceritakan oleh kaum barat itu sebenarnya tidak ada? atau mungkin yang sebenarnya ada hanyalah penciptaan opini publik bahwa ada seseorang yang menjadi teroris, yang kemudian membombardir suatu negara/ bunuh diri dengan bom dengan alasan jihad?
Share:

Tangan Kanan Memberi, Tangan KIRI Tidak Boleh Tau

Apakah karakter bangsa ini memang selalu ingin dipuja dengan segala kelebihannya?
Apakah memang setiap orang di dalam negeri ini ingin dikenal sampai akhir hayat hidupnya?
Apakah memang di negeri ini semua orang ingin menyaksikan apa yang dipertontonkan?
Atau, apakah ini hanya pendapat saya yang cenderung melenceng dari kenyataan . . . 

Banyak peristiwa yang saya alami dari hari ke hari, baik itu mempengaruhi saya secara langsung ataupun tidak. Malam ini, sama seperti malam sebelumnya di bulan ramadhan, saya tidak ikut sholat tarawih di mesjid. Walaupun tidak ikut sholat tarawih, saya bisa mendengarkan kegiatan di mesjid dengan jelas -jarak antara toa mesjid dan kamar saya bisa dibilang dekat-. 

Ada hal unik yang saya dapat, biasanya penceramah di mesjid akan mengutarakan berbagai hal mengenai keagamaan, namun hari ini entah mengapa saya tidak mendengarnya (atau mungkin saya tidak merasa mendengarnya). Dari balik jendela kamar, saya mendengarkan dengan seksama apa yang disampaikan oleh penceramah. Pada awalnya ia (penceramah, red) sedikit mengutarakan apa yang dialaminya pada hari ini, selanjutnya ia mulai masuk kepada topik utama, yakni pembangunan mesjid.
Share:

Dieng

Menurut saya......
Inti dari sebuah perjalanan adalah bukan pada seberapa tinggi dan banyak gunung yang didaki, bukan seberapa banyak pantai indah yang dikunjungi, dan bukan seberapa banyak kota wisata yang didatangi.
Inti dari sebuah perjalanan adalah bagaimana menikmati perjalanan tersebut, yang didalamnya terdapat senang dan susah.

Ada banyak cara untuk menghabiskan uang Rp 200.000
Para pecinta yang mengajak pacarnya untuk makan malam
Para pelajar yang membeli buku
atau para pemuda/pemudi yang membeli pakaian baru

Untuk kali ini, saya tidak berada pada list diatas. Saya menikmati uang Rp 200.000 untuk menambah catatan perjalanan saya di Pulau Jawa. Tepat tanggal 6 Juli 2013, saya pergi ke Dieng bersama beberapa teman yang berasal dari Medan. Komposisinya adalah 6:2, 6 perempuan dan 2 lelaki. Selain saya, lelaki itu adalah Imam.
Share:

Bueheheeel

Yah nasib, gara-gara artis/selebritis/anak orang kaya/anak gaul, dan lain sebagainya yang pakai behel untuk gaya-gayaan, akhirnya yang pakai behel untuk benar-benar merapikan gigi jadi kena imbasnya.

Ini cerita lama sih, udah setahun yang lalu. Awal-awal pasang behel dikatain ''ciyee pakai behel, pegang BB, gahoool abiss''. Yah, apa daya tangan tak sampai, nah lho. #salahfokus

Mari seriussss .. . . Ceilehhh :p

Sebelum meyakinkan diri memasang behel, ada baiknya cari info sebanyak mungkin terlebih dulu. Boleh itu lewat internet, konsultasi, atau tanya temen-temen yang sudah pakai behel. Tujuannya, untuk meyakinkan diri, karena behel itu ga cuma dipakai sehari dua hari.
Share:

Kenaikan harga BBM dan realita ketimpangan infrastruktur

Ini adalah komentar panjang saya mengenai kenaikan harga BBM atau lebih tepatnya dicabutnya subsidi BBM oleh pemerintah.

Kemarin (17 Juni 2013) terdengar heboh se-Indonesia bahwa banyak mahasiswa yang melakukan demo, bahkan ada beberapa yang bertindak anarkis. Di Yogyakarta, dikabarkan mahasiswa membuat jalanan macet. Kalau sudah macet, sebenarnya yang dirugikan siapa? Kalau melakukan demo, sebenarnya yang diperjuangkan rakyat yang mana?

BBM emang harus naik, karena apa?
Supply dan Demand yang tidak seimbang, atau bisa dibilang Indonesia mengalami defisit, sehingga harus mengimpor BBM. Menurut para pengamat (coba cek google), kandungan minyak di Indonesia akan bertahan setidaknya sampai 2030. Nah ketika sudah habis, menggunakan bahan bakar apa? Apakah Demand akan dipenuhi oleh impor semua? Kalau memang demikian, bisa dipastikan akan terjadi kekacauan harga, karena harga minyak per barel terus mengalami fluktuasi.
Share:

Transisi manusia sebagai mahluk sosial

Saya semakin tidak sadar bahwa sejatinya manusia adalah mahluk sosial, yang membutuhkan orang lain untuk memenuhi kebutuhannya, baik itu kebutuhan fisik maupun kebutuhan hidup. Perkembangan jaman kian menggerus kesejatian manusia, dan mulai menghilangkan sendi-sendi persaudaraan.

Saya tidak pernah berada di negara lain, tapi saya sudah tinggal di negara ini selama 22 tahun. Ketika kecil, saya bermain bersama teman-teman tanpa ada yang memegang handphone. Kami bercerita panjang lebar, bercanda sesuka kami, walaupun sebenarnya banyak hal yang garing. Ketika kecil, kami tidak perlu update status kalau sedang berantam, tidak perlu saling ignorance ketika bertemu, kami selesaikan permasalahan secara face to face.

Yah, mungkin saya terlalu banyak berfantasi ke masa lalu. Sementara di luar sana orang-orang semakin dinamis mengejar perkembangan jaman. Jaman yang kian menuntut profesionalisme, dan jaman yang menganggap persaudaraan adalah komoditas dagang saja.
Share:

Keunikan masyarakat Indonesia

Ini bukan kritik untuk negara, ini tentang ke-heranan saya tentang masyarakatnya. 
Saya belum pernah ke negara lain, biasanya main-main cuma antar dusun, desa, kecamatan, kabupaten, atau propinsi aja. Jadi  harap maklum, pengetahuan saya tentang budaya masyarakat di negara lain sama sekali ga ada.

Beberapa dari masyarakat (termasuk saya) semakin lupa akan artinya manusia sebagai mahluk sosial. Mungkin dalam beberapa tahun lagi, definisi manusia sebagai mahluk sosial tersebut akan ditambah menjadi mahluk sosial media.

Tidak sampai disitu, ini adalah hal yang (mungkin) hanya ada di masyarkat di negara ini.

1. Perayaan ulang tahun, dimana yang ulang tahun bayarin seluruh teman-temannya. Pasti sering ngebaca kata-kata ''Happy birthday, makan-makannya jangan lupa'', ''Selamat ulang tahun, panjang umur sukses selalu. Jangan lupa makan-makannya''. Ada juga yang mengancam jika ga dibayari makan, isi ucapannya begini ''Happy Birthday, awas lho kalau ga makan-makan''. Dan bahkan ada kata-kata basi, aneh, atau apalah itu yang diucapin padahal sebenernya kalau ga diucapin lebih baik ''HBD, WYATB, makan-makannya jangan lupa'' <<--ngucapin ultahnya singkat padat, tapi bilang kemek-kemeknya detail. 
Share:

Mengatur keuangan sebagai mahasiswa

Seperti biasa, setelah sign out dari yahoomail akan diarahkan menuju tampilan awal yahoo yang mencakup berbagai artikel. Kalau lihat beberapa artikel yahoo hari ini, pasti ada satu hal yang menarik buat dibaca, yaitu  Gaji. Artikel tersebut ditulis oleh berbagai penulis yang berasal dari lembaga perencanaan keuangan maupun dari pekerja yahoo sendiri. Mereka (penulis, red) memberi tips-tips yang menarik buat diperhatikan.

Berikut judul artikel dan linknya

Sumber pemborosan tiap hari
Trik agar gaji tak selalu habis

Setelah liat link (http://id.she.yahoo.com) dan baca isi artikelnya, kok kayaknya ditujukan ke kaum wanita ya?  Apa karena wanita suka kalap dalam mengeluarkan uang? atau karena para pria yang terlalu  pelit mengeluarkan uang sehingga kurang menarik untuk dibahas? 
Share:

Perbaiki diri sendiri sebelum mengkoreksi orang lain

Di bagian belakang ruangan itu, para mahasiswa/i ngobrol satu dan yang lain, ada yang mengunyah permen karet, ada yang makan roti, ada yang main laptop untuk mengerjakan laporan praktikumnya, ada yang main Handphone, dan ada pula yang tidur.



Ketika saya semester 4, salah satu dosen berpesan ‘‘jika sedang dalam perkuliahan lebih baik mahasiswa tidur, daripada mengobrol satu sama lain’’. Kenapa? Karena mengobrol itu dapat mengganggu mahasiswa lain di sekitar yang (barangkali) fokus mendengarkan dosen.

Bukankah lebih baik semuanya mendengarkan, tanpa ada yang tidur maupun ngobrol? Ya, idealnya begitu, semua mendengarkan. Akan tetapi pada kenyataannya, jadwal kuliah yang masih pagi (07.00) atau siang hari (13.30) menjadi kambing hitam bagi mahasiswa/i untuk tidur dikelas. Kalau sudah ngantuk tapi tidak tidur?  Kemungkinan mahasiswa/i tersebut akan ngobrol, karena apabila mendengarkan dosen, kantuknya malah bertambah.
Share:

Sebelum ke Magetan, mari ke Tawamangu dan Sarangan

Wisata ini dilaksanakan pada tanggal 14 Januari 2012. Tujuan utama liburannya adalah rumah Gilang di Magetan, tapi sambil menuju kesana kami singgah ke Tawamangu dan Sarangan terlebih dulu. Wisata kali ini singkat tapi sarat makna, karena menjadi momen pertama dan terakhir Agri 2008 bisa jalan-jalan bareng :D

Perjalanan dimulai sekitar pukul 08-an, menggunakan 2 mobil yaitu mobil Yuda dan Mobil Beni. Rute perjalanan menuju rumah Gilang bermula dari Kumpul dikosan Zulfi dan Sigit (mereka satu kosan) - Jalan Solo - Solo - Tawamangu - Sarangan - Rumah Gilang (Magetan, red).

Dari keterangan rute tersebut, sudah jelas dimana kami akan berhenti. Yaak, yang menjadi lokasi pemberhentian pertama adalah Tawamangu, untuk melihat air terjun sekaligus makan. Berikut foto-foto ke air terjunnya
Share:

Tour de Candi (Prambanan dan Boko)


     Pada tanggal 18 Mei 2013, saya menemani beberapa teman yang datang dari Medan untuk pergi ke Candi Prambanan dan juga Candi Boko. Kami mulai berangkat sekitar jam 08-an menggunakan Trans Jogja. Per orang dikenakan biaya Rp 3.000. Rute perjalanan menaiki Trans Jogja dimulai dari halte di ring road utara menuju prambanan naik bis 3B tujuan Maguwo, lalu dari Maguwo, naik bis 1B tujuan Prambanan.

   Sesampainya di Halte Prambanan, kami jalan kaki menuju Kawasan Candi Prambanan, kurang lebih 15-an menit. Sebelum sampai ke loket tiket, terlihat beberapa poster iklan paket tour Candi Prambanan - Candi Boko. Saya yang udah hampir 5 tahun di Jogja belum pernah nyobain tuh paket. Jadi timbul-lah rasa penasaran.
Share:

Jalan-jalan ke Gunungkidul (Sesi 1)

Kenapa sesi 1? karena bakal ada sesi-sesi selanjutnya. Gunungkidul itu luas banget mbak bro, mas bra.


    Jadi ini ceritanya tentang perjalanan saya dan teman-teman yang haus akan liburan, kami pilih Gunungkidul karena penasaran dengan Gunung Api Purba. Selain itu, ada info baru bahwa di daerah sekitar Gunung Api Purba ada waduk yang baru saja diresmikan oleh sultan. Silahkan menikmati foto saya 

Pose pemanasan sebelum mendaki

Arah jalan yang sangat menarik, sekaligus menghibur ketika hendak mendaki


Mulai mendaki


Share:

Semarang : Singgah makan durian madu di Ambarawa


      Tanggal 4 Februari 2013, saya menemani Zulfi untuk ikutan Job fair di Undip, Semarang. Kami berangkat pukul 11.30 dari Jogja dan sampai di Semarang pukul 14.30. Dalam perjalanan menuju Semarang, banyak hal-hal lucu yang dialami. Pertama, mengejek bapak-bapak yang lagi kencing di pinggir jalan, pas diteriakin Zulfi. . Wooy, eh si bapak dengan polosnya menoleh senyum kebingungan. Kedua, karena pantat sudah panas banget plus semakin tepos, penglihatan saya menjadi sedikit kabur dan imajinasi menjadi liar, masa iya bapak-bapak bawa kelapa naik motor saya bilang bawa durian.

       Bicara tentang durian, itu adalah inti dari cerita kali ini. Dalam perjalanan menuju Semarang, kami disuguhkan pemandangan yang aduhai, khususnya ketika melewati Ambarawa, pemandangan itu adalah buah durian berbagai ukuran. Karena kami berdua fanatik durian (suka durian), jadi dicanangkan untuk mencoba durian tersebut. Ketika sudah sampai di Semarang, kami bertanya ke salah satu mahasiswa. Ternyata rata-rata harga durian di Semarang adalah Rp 40.000 (belum tanya tentang ukurannya).
Share:

Gunung Bromo, Probolinggo : Iseng - iseng



Cerita perjalanan Jogja – Gunung Bromo ini kurang menarik. Dalam Cerita ini tidak ada sunrise di penanjakan 1 ataupun penanjakan 2, tidak ada pasir berbisik, dan padang savanna. Tapi cerita ini sangat berkesan, 1 orang cowok dan 3 orang cewek, dengan pengalaman minim dan uang yang sangat terbatas, akhirnya bisa sampai ke tempat yang mereka inginkan, yaitu Gunung Bromo.
Share:

Pantai Klayar, Pacitan : Indahnya Indonesia, Indahnya Pertemanan


Suatu hari, saya coba menghubungi teman-teman kampus yang suka jalan-jalan. ada 1 teman yang member tanggapan positif, namanya Sugiharto. Kami setuju untuk mengunjungi Pulau Sempu, Malang. Namun, karena belum adanya persiapan ditambah uang yang pas-pasan, akhirnya rencana tersebut dibatalkan.

Akan tetapi, karena antusiasme yang tinggi, kami terus berpikir tujuan perjalanan yang lain. Saat itu, beberapa teman kampus yang lain mengusulkan ‘bagaimana kalau kita ke pantai?’’, saya dan Sugiharto setuju. Pada awalnya yang diusulkan adalah pantai di sekitaran Gunung Kidul, tapi pada akhirnya yang menjadi tujuan  adalah Pantai Klayar, Pacitan.

Setelah memastikan tujuan, terhitung ada 11 orang yang berangkat, yaitu saya, Sugiharto, Hamdan, Rahma, Rahma Ciptaningrum, Zen, Dewi, Fitri, Alimudin, Vivi, dan Sista. Ditentukan pada tanggal 26 Februari 2011, sementara jadwal berangkatnya adalah 27 Februari 2011. Komposisi perjalanan cukup unik, karena mayoritas adalah cewek (7 orang).
Share:

Bali : Melarikan Diri untuk Jalan - Jalan



Cerita ini terjadi pada tahun 2010, tepatnya beberapa saat setelah erupsi Gunung Merapi di Yogyakarta. Karena orangtua sudah mulai cemas dengan status Gunung Merapi –media terlalu berlebihan menyampaikan berita— akhirnya disarankan untuk meninggalkan Jogja sampai kondisi di Jogja kembali kondusif / erupsi sudah berakhir.
     
  


Orangtua saya menawarkan untuk pulang ke Medan, namun dengan memperhitungkan biaya oportunitas, akhirnya terpilihlah jalan-jalan ke Bali. Bagaimana bisa ke Bali? Ini jawabannyaaaah

1. Biaya Pulang Pergi Jogja - Medan naik pesawat menelan biaya minimal Rp 1.000.000, sementara untuk jalan-jalan ke bali menelan biaya maksimal Rp 1.000.000.
2.   Saya belum pernah ke Bali
3.   Mungkin selain ini, saya tidak punya kesempatan lagi ke Bali.
Share:

Bandung : Tahun Baru, Perjalanan Baru


Bingung mau kemana merayakan tahun baruan, akhirnya Bang Kurniawan menawarkan  ke Bandung. Saya, Imam, dan Bang Wahyu dengan respon yang cepat langsung meng-iyakan.

          
Kami (Saya, Imam, Bang Kurniawan) berangkat pagi dari Kontrakan di Jalan Kaliurang Km 7,8 Yogyakarta, kemudian menjemput Bang Wahyu di kosannya (dekat kampus). Perjalanan menuju Bandung ditempuh menaiki sepeda motor, saya dan Imam naik Mio, sementara Bang Kurniawan dan Bang Wahyu naik Smash. 

Karena Yogyakarta ke Bandung itu jarak yang jauh, kami singgah terlebih dulu ke Jogja Chicken untuk beli bekal, kemudian mengisi bensin motor.

Gambar 1. Imam dan Saya narsis di depan kamar kosan Bang Wahyu
Share:

Juragan

Popular Posts