Menulis. Menyebarkan. Saling menginspirasi.

Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan

Taksi Online mulai Ditinggalkan?

Permenhub Nomer 26 Tahun 2017 telah berlaku secara keseluruhan, apakah taksi online akan ditinggalkan?


Terhitung tanggal 1 Juli 2017, Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomer 26 Tahun 2017 sudah berlaku secara keseluruhan. Dikatakan keseluruhan, karena secara resmi, Permenhub ini sudah terbit sejak 1 April 2017, sebagai hasil revisi dari Permenhub Nomer 32 Tahun 2016. Namun, ketika terbit pada bulan April, masih terdapat beberapa poin yang membutuhkan masa transisi.

Selama beberapa hari terakhir, media cetak maupun elektronik tidak luput dari berita mengenai implementasi Permenhub Nomer 26 Tahun 2017. Poin yang paling banyak menarik perhatian, antara lain pemberlakuan tarif atas dan tarif bawah, kuota, serta STNK. Pemerintah pusat menyerahkan sepenuhnya kuota kepada pemerintah daerah, karena pemerintah daerah tentu lebih memahami situasi di wilayahnnya, khususnya dari sisi demand dan antusias masyarakat. Pemberlakukan tarif atas dan tarif bahwa menjadi fokus driver dan konsumen serta pelaku usaha yang terkena dampak langsung. Sementara STNK, berkaitan dengan pelaku usaha dan driver.

Melalui tulisan sederhana ini, penulis mencoba berpendapat mengenai dampak penerapan tarif. Apakah dengan adanya tarif atas dan tarif bawah, taksi online akan ditinggalkan?
Share:

Mogok Nasional: Serikat Pekerja dan Pengaruhnya

Mogok Nasional: Serikat Pekerja dan Pengaruhnya

Oleh:

Abi Pratiwa Siregar

Saat ini, kita ketahui bahwa selain #PAPAMINTASAHAM, isu nasional yang tidak kalah penting adalah mogok nasional. Dilansir dari smeaker.com bahwa aksi mogok nasional diilakukan oleh sekitar 4-5 juta buruh/pekerja dari berbagai organisasi dan 22 provinsi di seluruh Indonesia, yang berlangsung selama 4 hari hingga 27 November 2015. Terdapat tiga tuntutan yang diajukan, yaitu: (1) pencabutan PP No. 25/2015, (2) membatalkan penetapan formula kebijakan upah, dan (3) menaikkan upah pekerja 2016 sebesar 25 persen.
Mogok nasional dapat terselenggara karena hadirnya serikat buruh/serikat pekerja, yang menurut maksud dan tujuannya adalah:  (1) melindungi, membela hak dan kepentingan pekerja, memperjuangkan perbaikan upah, dan kondisi kerja, (2) melindungi pekerja terhadap ketidakadilan dan diskriminasi, (3) memperbaiki kondisi kerja dan melindungi lingkungan kerja, (4) mengupayakan agar manajemen mendengarkan suara pekerja sebelum membuat keputusan, dan (5) mencegah terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) (Budiarti, 2008).
Borjas (2008) mengatakan bahwa keputusan seorang pekerja untuk bergabung dalam serikat pekerja ditentukan dari apakah dengan bergabung tersebut akan terjadi kenaikan tingkat upah atau justru malah sebaliknya. Seorang pekerja tentu akan bergabung apabila tingkat upah dapat lebih tinggi jika dibandingkan dengan tidak bergabung. Karena dengan naiknya tingkat upah, maka kepuasaan pekerja tersebut akan meningkat. Hal ini diilustrasikan pada gambar 1 di bawah.

Gambar 1. Keputusan Bergabung dengan Serikat Pekerja
Share:

Mahasiswa Kok Jualan Bunga dan Ngamen?

Sudah menjelang akhir bulan Maret. Selain menandakan akan datangnya bulan April, juga kini tiba waktunya bagi beberapa mahasiswa untuk unjuk aksi dan bakat, yaitu jualan bunga dan ngamen.



Hanya tinggal beberapa bulan lagi menjelang dilaksanakannya Kuliah Kerja Nyata. Sebuah mata kuliah yang mengharuskan mahasiswa mengaplikaskan ilmu yang telah diperoleh di bangku perkuliahan.
Share:

Saling bantu karena kita adalah satu

Akhir-akhir ini, Bangsa Indonesia seperti terguncang. Bukan, bukan terguncang, melainkan mulai membuka mata. Tidak bisa dipastikan darimana, apa, atau siapa pemicunya. Serentetan peristiwa terus hadir silih berganti untuk memanggil jiwa pancasila bangsa yang bernafaskan kebersamaan ini. Pada hari Rabu, 12 Februari 2014. Seseorang yang baik hati, dermawan, dan berjuang untuk rakyat dengan segenap jiwa raga, meluapkan isi hatinya yang sedang gelisah di sebuah acara televisi swasta. Panggilannya adalah Bu Risma, walikota Surabaya, salah satu kota metropolitan di Indonesia. Saya kira, tidak ada yang tidak tau Surabaya. Apalagi Surabaya merupakan ibukota Provinsi Jawa Timur. Akan tetapi, melalui prosentase, bisa dikatakan bahwa lebih dari 80% masyarakat non-Surabaya, banyak yang tidak tau perkembangan atau perubahan dari sentuhan Bu Risma kepada Surabaya.

Saya termasuk dari masyarakat non-Surabaya yang tidak tau tersebut. Bulan Maret 2013 adalah waktu terakhir kali ke kota Pahlawan. Ketika itu, menurut pandangan saya, tidak ada yang berbeda karena tidak begitu memperhatikan detail demi detail. Seperti biasa, dengan jalanan yang lebar dan dihiasi pepohonan rindang, lalu lintas yang rapi dengan suara rekaman arahan-arahan berlalu lintas, macet, teriknya matahari, Surabaya di tahun 2013 tidak berbeda dengan Surabaya yang saya kunjungi tahun 2009 dan 2010.
Share:

Malam minggu? SANTAI AJA MBLO!

Judul tulisan kali ini berbau provokatif. Memang bau, memang provokatif.

Seperti biasa, setiap sabtu malam tiba, atau biasa dikenal dengan SatNite atau Malam Minggu, pasti akan ada yang berkata, ''malam minggu sendirian mblo'', ''malam minggu kemana mblo'', ''masa malam minggu cuma makan kacang sambil nonton tv mblo'', dan kata-kata yang menyinggung jomblo lainnya. 

Seriously, pada awalnya keluar kata-kata tersebut terdengar asyik, karena bisa dijadikan bahan buat becandaan. Tapi pada akhirnya, jomblo-jomblo yang semula tidak tersinggung, akhirnya menjadi tersungging, eh salah, tersinggung maksud saya. Sementara itu, ada juga beberapa jomblo alay, yang menjadi panik apabila malam minggu tiba. Kalau khusus tipe alay, Bung Rhoma berkata, SUNGGUH TERLALUUUU.
Share:

Unnamed

Karena kebanyakan nonton film action, dan terutama film perang (akhir-akhir ini), saya sempat berpikir ''jadi sebenarnya  Amerika Serikat itu suatu negara yang 'jahat' atau negara yang 'baik' ''. Seperti pada film Argo,  Zero Dark Thirty, dan lain-lain yang menghubungkan antara AS dengan negara timur (Iran, Iraq, Afganistan, dll), bisa dipastikan bahwa di film itu menceritakan keberhasilan pemerintah AS melalui pasukan militernya/hubungan diplomasinya.

Saya berpikir begini . . . 

1. Mungkinkah seluruh teroris yang diceritakan oleh kaum barat itu sebenarnya tidak ada? atau mungkin yang sebenarnya ada hanyalah penciptaan opini publik bahwa ada seseorang yang menjadi teroris, yang kemudian membombardir suatu negara/ bunuh diri dengan bom dengan alasan jihad?
Share:

Tangan Kanan Memberi, Tangan KIRI Tidak Boleh Tau

Apakah karakter bangsa ini memang selalu ingin dipuja dengan segala kelebihannya?
Apakah memang setiap orang di dalam negeri ini ingin dikenal sampai akhir hayat hidupnya?
Apakah memang di negeri ini semua orang ingin menyaksikan apa yang dipertontonkan?
Atau, apakah ini hanya pendapat saya yang cenderung melenceng dari kenyataan . . . 

Banyak peristiwa yang saya alami dari hari ke hari, baik itu mempengaruhi saya secara langsung ataupun tidak. Malam ini, sama seperti malam sebelumnya di bulan ramadhan, saya tidak ikut sholat tarawih di mesjid. Walaupun tidak ikut sholat tarawih, saya bisa mendengarkan kegiatan di mesjid dengan jelas -jarak antara toa mesjid dan kamar saya bisa dibilang dekat-. 

Ada hal unik yang saya dapat, biasanya penceramah di mesjid akan mengutarakan berbagai hal mengenai keagamaan, namun hari ini entah mengapa saya tidak mendengarnya (atau mungkin saya tidak merasa mendengarnya). Dari balik jendela kamar, saya mendengarkan dengan seksama apa yang disampaikan oleh penceramah. Pada awalnya ia (penceramah, red) sedikit mengutarakan apa yang dialaminya pada hari ini, selanjutnya ia mulai masuk kepada topik utama, yakni pembangunan mesjid.
Share:

Kenaikan harga BBM dan realita ketimpangan infrastruktur

Ini adalah komentar panjang saya mengenai kenaikan harga BBM atau lebih tepatnya dicabutnya subsidi BBM oleh pemerintah.

Kemarin (17 Juni 2013) terdengar heboh se-Indonesia bahwa banyak mahasiswa yang melakukan demo, bahkan ada beberapa yang bertindak anarkis. Di Yogyakarta, dikabarkan mahasiswa membuat jalanan macet. Kalau sudah macet, sebenarnya yang dirugikan siapa? Kalau melakukan demo, sebenarnya yang diperjuangkan rakyat yang mana?

BBM emang harus naik, karena apa?
Supply dan Demand yang tidak seimbang, atau bisa dibilang Indonesia mengalami defisit, sehingga harus mengimpor BBM. Menurut para pengamat (coba cek google), kandungan minyak di Indonesia akan bertahan setidaknya sampai 2030. Nah ketika sudah habis, menggunakan bahan bakar apa? Apakah Demand akan dipenuhi oleh impor semua? Kalau memang demikian, bisa dipastikan akan terjadi kekacauan harga, karena harga minyak per barel terus mengalami fluktuasi.
Share:

Transisi manusia sebagai mahluk sosial

Saya semakin tidak sadar bahwa sejatinya manusia adalah mahluk sosial, yang membutuhkan orang lain untuk memenuhi kebutuhannya, baik itu kebutuhan fisik maupun kebutuhan hidup. Perkembangan jaman kian menggerus kesejatian manusia, dan mulai menghilangkan sendi-sendi persaudaraan.

Saya tidak pernah berada di negara lain, tapi saya sudah tinggal di negara ini selama 22 tahun. Ketika kecil, saya bermain bersama teman-teman tanpa ada yang memegang handphone. Kami bercerita panjang lebar, bercanda sesuka kami, walaupun sebenarnya banyak hal yang garing. Ketika kecil, kami tidak perlu update status kalau sedang berantam, tidak perlu saling ignorance ketika bertemu, kami selesaikan permasalahan secara face to face.

Yah, mungkin saya terlalu banyak berfantasi ke masa lalu. Sementara di luar sana orang-orang semakin dinamis mengejar perkembangan jaman. Jaman yang kian menuntut profesionalisme, dan jaman yang menganggap persaudaraan adalah komoditas dagang saja.
Share:

Keunikan masyarakat Indonesia

Ini bukan kritik untuk negara, ini tentang ke-heranan saya tentang masyarakatnya. 
Saya belum pernah ke negara lain, biasanya main-main cuma antar dusun, desa, kecamatan, kabupaten, atau propinsi aja. Jadi  harap maklum, pengetahuan saya tentang budaya masyarakat di negara lain sama sekali ga ada.

Beberapa dari masyarakat (termasuk saya) semakin lupa akan artinya manusia sebagai mahluk sosial. Mungkin dalam beberapa tahun lagi, definisi manusia sebagai mahluk sosial tersebut akan ditambah menjadi mahluk sosial media.

Tidak sampai disitu, ini adalah hal yang (mungkin) hanya ada di masyarkat di negara ini.

1. Perayaan ulang tahun, dimana yang ulang tahun bayarin seluruh teman-temannya. Pasti sering ngebaca kata-kata ''Happy birthday, makan-makannya jangan lupa'', ''Selamat ulang tahun, panjang umur sukses selalu. Jangan lupa makan-makannya''. Ada juga yang mengancam jika ga dibayari makan, isi ucapannya begini ''Happy Birthday, awas lho kalau ga makan-makan''. Dan bahkan ada kata-kata basi, aneh, atau apalah itu yang diucapin padahal sebenernya kalau ga diucapin lebih baik ''HBD, WYATB, makan-makannya jangan lupa'' <<--ngucapin ultahnya singkat padat, tapi bilang kemek-kemeknya detail. 
Share:

Mengatur keuangan sebagai mahasiswa

Seperti biasa, setelah sign out dari yahoomail akan diarahkan menuju tampilan awal yahoo yang mencakup berbagai artikel. Kalau lihat beberapa artikel yahoo hari ini, pasti ada satu hal yang menarik buat dibaca, yaitu  Gaji. Artikel tersebut ditulis oleh berbagai penulis yang berasal dari lembaga perencanaan keuangan maupun dari pekerja yahoo sendiri. Mereka (penulis, red) memberi tips-tips yang menarik buat diperhatikan.

Berikut judul artikel dan linknya

Sumber pemborosan tiap hari
Trik agar gaji tak selalu habis

Setelah liat link (http://id.she.yahoo.com) dan baca isi artikelnya, kok kayaknya ditujukan ke kaum wanita ya?  Apa karena wanita suka kalap dalam mengeluarkan uang? atau karena para pria yang terlalu  pelit mengeluarkan uang sehingga kurang menarik untuk dibahas? 
Share:

Perbaiki diri sendiri sebelum mengkoreksi orang lain

Di bagian belakang ruangan itu, para mahasiswa/i ngobrol satu dan yang lain, ada yang mengunyah permen karet, ada yang makan roti, ada yang main laptop untuk mengerjakan laporan praktikumnya, ada yang main Handphone, dan ada pula yang tidur.



Ketika saya semester 4, salah satu dosen berpesan ‘‘jika sedang dalam perkuliahan lebih baik mahasiswa tidur, daripada mengobrol satu sama lain’’. Kenapa? Karena mengobrol itu dapat mengganggu mahasiswa lain di sekitar yang (barangkali) fokus mendengarkan dosen.

Bukankah lebih baik semuanya mendengarkan, tanpa ada yang tidur maupun ngobrol? Ya, idealnya begitu, semua mendengarkan. Akan tetapi pada kenyataannya, jadwal kuliah yang masih pagi (07.00) atau siang hari (13.30) menjadi kambing hitam bagi mahasiswa/i untuk tidur dikelas. Kalau sudah ngantuk tapi tidak tidur?  Kemungkinan mahasiswa/i tersebut akan ngobrol, karena apabila mendengarkan dosen, kantuknya malah bertambah.
Share:

Juragan

Popular Posts