Menulis. Menyebarkan. Saling menginspirasi.

Menggunakan Eviews untuk Regresi Sederhana

ANALISIS REGRESI MENGGUNAKAN EVIEWS

Salam sukses....
Sudah lama tidak melakukan copy and paste materi kuliah ke dalam blog. Kerinduan pun timbul. Hingga akhirnya curi-curi waktu, di sela-sela aktivitas tidur yang padat, untuk menyajikan sebuah tulisan.
Pada kesempatan kali ini, saya melakukan simulasi mengenai penggunaan Eviews untuk analisis regresi. Pada tulisan sebelumnya, software yang digunakan adalah Microsoft Excel. The link is below.
Share:

Menggunakan Ms. Excel untuk Regresi Sederhana


Regresi adalah studi bagaimana satu variabel dependen dipengaruhi oleh satu atau lebih dari variabel lain yaitu variabel independen dengan tujuan untuk mengestimasi dan atau memprediksi nilai rata-rata variabel dependen didasarkan pada nilai variabel independen yang diketahui. Dengan demikian, tujuan utama regresi adalah untuk memprediksi nilai variabel dependen berdasarkan satu atau lebih variabel independen (Widarjono, 2010).

Berdasarkan banyaknya variabel independen, regresi dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu regresi sederhana dan regresi berganda. Regresi sederhana hanya terdiri dari satu variabel independen, sedangkan regresi berganda terdiri dari dua atau lebih variabel independen. Secara matematis, dapat dituliskan sebagai berikut :
Share:

Analisis Statistika Multivariat: Pendahuluan

Tulisan ini merupakan Copy N Paste dari buku yang berjudul Analisis Statistika Multivariat Terapan. Di tulis oleh Agus Widarjono. Isi bukunya menarik dan mudah untuk dipahami. Untuk itu, saya coba share ke para Browsere(Julukan orang yang suka browsing x_x) dengan sedikit perubahan pada gaya penulisan dan beberapa contoh.  Saya sarankan buat yang lagi ngerjain tugas kuliah, tugas awal, tugas akhir, dan tugas lain-lain, beli atau pinjam bukunya deh. Pasti bermanfaat. 
Okay. Straight to the point. Check this one out.
Share:

Uji F dan Uji T

Iseng-iseng coba posting lagi mengenai perkuliahan

Setelah kemarin posting mengenai uji normalitas, uji multi, dan uji heteros. Sekarang mau posting tentang nyari Ftabel dan t-tabel.

Kalau kita sudah melakukan analsis regresi (baik itu berganda ataupun sederhana), maka akan keluar nilai F hitung dan nilai t hitung. Nilai F hitung bisa dilihat di tabel Anova, dan t hitung bisa dilihat di tabel coefficients.

Uji F

H0: βi  = 0, artinya seluruh variabel independen secara bersama-sama tidak berpengaruh terhadap variabel dependen

H1: βi ≠ 0, artinya seluruh variabel independen secara bersama-sama berpengaruh terhadap variabel dependen.
Share:

Uji Normalitas, Multikolinearitas, dan Heteroskedastisitas (Bagian III)

3. Uji Heteroskedastisitas

Uji Heteroskedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan varian dan residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain. Jika varian dan residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain tetap, maka disebut homoskedastisitas dan jika berbeda disebut heteroskedastisitas. Model regresi yang baik adalah yang homoskedastisitas (Harahap 2013).

Langkah-langkah uji heteroskedastisitas 
A. Klik analyze - Regression - Linear



Gambar 1
Share:

Uji Normalitas, Multikolinearitas, dan Heteroskedastisitas (Bagian II)

2. Uji Multikolinearitas

Pengujian multikolinearitas bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan yang sempurna antara variabel-variabel independen dalam model regresi. Pengujian ini dengan melihat korelasi parsial antara masing-masing variabel independen. Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi di antara variabel independen (Harahap, 2013).

Langkah-langkah uji multikolinearitas
A. Klik Analyze - Regression - Linear

Gambar 1
Share:

Uji Normalitas, Multikolinearitas, dan Heteroskedastisitas (Bagian I)

Sejenak bersantai, posting mengenai hal yang 'berbau' perkuliahan dulu.

Pada postingan kali ini, saya akan memberi contoh bagaimana melakukan uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas dalam analisis regresi berganda metode OLS. Saya menggunakan software yaitu SPSS 20 (bisa dipakai SPSS seri berapa saja).

1. Uji Normalitas
Uji normalitas dilakukan untuk mengetauhi apakah variabel independen dan variabel dependen dikatakan normal atau tidak. Normal disini berarti mempunyai distribusi data yang normal. Normal tidaknya variabel tersebut berdasarkan patokan distribusi normal dari data dengan mean dan standar deviasi yang sama. Jadi, uji normalitas pada dasarnya melakukan perbandingan antara data yang kita miliki dengan data distribusi normal yang mempunyai mean dan standar deviasi yang sama dengan data kita. Data yang punya distribusi normal, berarti punya sebaran yang normal pula. Dengan profil data tersebut, maka data tersebut dianggap bisa mewakili populasi (Patria, 2011 dalam Harahap, 2013).

Langkah Uji Normalitas.
A. Input data di Ms. Excel

Gambar 1. Input data di Ms. Excel*
Share:

Juragan

Popular Posts